Postingan

Menampilkan postingan dengan label kampus purwokerto

Provitland Ciberem: Surga Eduwisata Tersembunyi di Lereng Gunung Slamet

Gambar
  Provit Farm Village, Desa Ciberem Kecamatan Sumbang, Banyumas Jika kamu merasa jenuh dengan hiruk-pikuk kota, dengan suara knalpot dan deretan deadline yang tak ada habisnya, barangkali tubuh dan pikiranmu sedang minta “napas”. Saya juga begitu. Dan saat mencari tempat untuk “melambat” tanpa harus pergi jauh-jauh, saya menemukan satu nama yang langsung bikin penasaran: Provitland . Terletak di Desa Ciberem, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas—sekitar 40 menit dari pusat kota Purwokerto—Provitland bukan sekadar tempat wisata biasa. Ia adalah kombinasi apik antara edukasi, peternakan, wisata keluarga, healing spot, dan desa wisata alami. Begitu sampai di sana, saya langsung paham mengapa banyak yang bilang: “Provitland itu tempat untuk belajar, bermain, dan menyembuhkan.” Lokasi yang Sejuk di Kaki Gunung Slamet Perjalanan menuju Provitland sendiri sudah terasa seperti awal petualangan. Begitu memasuki wilayah Kecamatan Sumbang, udara mulai terasa lebih sejuk. Jalanan berlik...

Romantisasi Purwokerto Bikin Tidak Romantis Lagi?

Gambar
  Purwokerto, kota kecil di kaki Gunung Slamet ini dulunya dikenal sebagai kota transit yang tenang—bukan kota tujuan. Tapi akhir-akhir ini, Purwokerto mulai naik daun. Banyak yang menyebutnya “kota kecil yang ngangenin”, “Yogyakarta versi mini”, atau bahkan “permata tersembunyi di Jawa Tengah”. Feed Instagram penuh foto OOTD di Menara Pandang Teratai, cerita-cerita di Twitter (sekarang X) tentang ketemu jodoh pas naik BRT Trans Banyumas, sampai vlog-vlog mellow soal healing di Baturraden. Semua terasa romantis, manis, syahdu. Tapi... apakah semua ini justru bikin Purwokerto jadi tidak lagi romantis? Dari Romantis Menjadi Komoditas Romantisasi bisa jadi jebakan. Awalnya mungkin niatnya sekadar mengungkapkan rasa cinta pada tempat kelahiran, atau mengabadikan momen liburan yang berkesan. Tapi ketika citra romantis itu dijual terus-menerus, kota pun berubah jadi panggung. Rasanya semua sudut kota harus estetik, harus instagramable. Bahkan, warung kopi di gang sempit pun kini pu...

Kenapa Sih Purwokerto Disebut Kota Satria? Ini Dia Asal-Usulnya!

Gambar
Halo, Sobat Traveler dan warga net! Kalau kamu pernah mampir ke Purwokerto—kota kecil nan sejuk di kaki Gunung Slamet—pasti deh pernah dengar julukannya: "Kota Satria" . Tapi pernah nggak sih kamu mikir, kenapa sih kok bisa disebut begitu? Emang ada hubungannya sama tokoh pewayangan atau satria berkuda? Yuk, kita kulik bareng-bareng asal muasalnya! Bukan Sembarang Julukan, Ini Filosofis Banget! Ternyata, "Kota Satria" itu bukan sekadar branding asal-asalan. Sebutan ini punya makna mendalam dan jadi cerminan karakter ideal warga Purwokerto. Satria di sini adalah akronim dari: S : Sehat A : Aman T : Tertib R : Rapi I : Indah A : Amanah Keren banget, kan? Jadi, kalau kamu tinggal atau berkunjung ke Purwokerto, kamu bakal ngerasain vibe kota yang berusaha jadi sehat lingkungannya, aman dari gangguan, tertib dalam aturan, rapi dari segi tata kota, indah dipandang, dan tentunya punya masyarakat serta pemerintahan yang amanah alias bisa dipercaya. ...

Mengenal Lebih Dekat Kesenian Kenthongan Banyumasan

Gambar
Purwokerto, kota yang dikenal sebagai gerbang menuju keindahan Gunung Slamet, memiliki beragam daya tarik wisata, termasuk kekayaan seni tradisional yang unik dan menggugah rasa. Salah satu kesenian khas yang tak boleh dilewatkan adalah kenthongan Banyumasan . Seni musik tradisional ini bukan hanya menjadi hiburan masyarakat lokal, tetapi juga daya tarik wisata yang mampu memikat perhatian wisatawan dari berbagai daerah. Dengan irama dinamis, hentakan penuh semangat, dan perpaduan alat-alat musik tradisional yang sederhana, Kenthongan Banyumasan menjadi cerminan jiwa masyarakat Banyumas yang enerjik, kreatif, dan penuh kebersamaan. Yuk, kita kenali lebih dekat sejarah, keunikan, dan potensinya sebagai daya tarik wisata! Sejarah dan Asal-usul Kenthongan Banyumasan Kenthongan Banyumasan berakar dari tradisi masyarakat Banyumas yang memanfaatkan kentongan bambu sebagai alat komunikasi. Dahulu, kentongan digunakan untuk memberikan tanda bahaya, mengumpulkan warga, atau mengatur keamanan de...

Mengenal Mendoan, Makanan Khas dari Purwokerto yang Paling Dicari Orang

Gambar
1. Asal-usul dan Nama "Mendoan" Mendoan adalah makanan khas dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Kata "mendoan" berasal dari bahasa Banyumasan, yaitu mendo yang berarti setengah matang atau lembek. Sesuai dengan namanya, mendoan dimasak dengan cara digoreng sebentar dalam minyak panas sehingga hasilnya tidak terlalu kering, melainkan lembut dan berminyak. 2. Bahan dan Cara Penyajian Bahan Utama: Mendoan menggunakan tempe tipis yang disebut tempe mendoan . Tempe ini dibuat khusus dengan ukuran lebar dan ketebalan yang tipis, berbeda dengan tempe pada umumnya. Adonan Tepung: Tempe dicelupkan ke dalam adonan tepung yang diberi bumbu khas seperti bawang putih, ketumbar, daun bawang, dan sedikit kunyit untuk memberikan warna kuning. Cara Memasak: Tempe digoreng dalam minyak panas selama beberapa detik saja sehingga bagian luarnya matang, tetapi tetap lembut di dalam. Pelengkap: Biasanya disajikan dengan cabai rawit segar, kecap manis dengan irisan cabai, at...

Kampus - Kampus di Purwokerto

Gambar
         Purwokerto, sebagai ibu kota Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, memiliki reputasi sebagai kota pendidikan. Selain dikenal dengan suasana kotanya yang nyaman dan biaya hidup yang relatif terjangkau, Purwokerto juga memiliki banyak perguruan tinggi berkualitas yang menjadi pilihan bagi mahasiswa dari berbagai daerah. Berikut adalah beberapa kampus yang ada di Purwokerto: Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) Universitas Jenderal Soedirman adalah salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) ternama di Indonesia. Didirikan pada tahun 1963, kampus ini dikenal sebagai pusat pendidikan unggulan, khususnya di bidang agribisnis, ekonomi, dan ilmu kesehatan. Program Studi Favorit : Kedokteran, Hukum, Agribisnis, Manajemen, dan Akuntansi. Fasilitas : UNSOED memiliki perpustakaan modern, laboratorium riset, rumah sakit pendidikan, dan fasilitas olahraga. Keunggulan : Fokus pada pengembangan riset di bidang pertanian, perikanan, dan ekonomi kerakyatan. Universitas ...